Posted by : Unknown Friday, April 27, 2012

Balian Kapican (Dukun Bali)





ada banyak macam-macam balian, salah satunya adalah balian kapican.

Balian kapicaan adalah orang yang mendapat benda bertuah yang dapat dipergunakan untuk menyembuhkan orang yang sakit. Benda bertuah ini disebut pica. Pica ini dapat berupa keris kecil, batu permata, tulang, gigi, besi atau logam lainnya, gigi kilap, serta benda lain yang berbentuk aneh. Ada malahan yang berupa binatang seperti kucing, burung, anjing atau binatang lainnya. Benda pica ini diperoleh biasanya melalui petunjuk di dalam mimpi. Didalam mimpinya dijelaskan tentang tempat benda tersebut dan khasiatnya untuk pengobatan. Kalau berupa binatang,
maka dia akan datang sendiri atau dijemput disuatu tempat. Dengan mempergunakan benda-benda atau binatang pica ini dia mampu menyembuhkan orang yang sakit. Sejak itu mereka disebut Balian Kapican, dukun yang mendapat pica atau yang kapican (ka+pi+ca+an) oleh suatu kekuatan gaib.

Jika pica itu berbentuk permata umpamanya, maka dengan cara menaruh batu permata itu ditempat yang dirasakan sakit oleh pasiennya, kadang-kadang disertai dengan menggosok-gosokkan permata itu dibadan si sakit, maka penyakit orang itu akan sembuh. Atau dengan cara memasukan permata itu kedalam air. Kemudian air itu diminum oleh sisakit. Dan sembuhlah penyakitnya. Ada pula yang disertai dengan pembacaan matera atau dengan disertai sesajen dalam proses pengobatannya.
Ini hanya tambahan dari dukun itu sendiri atau memang demikian persyaratan yang harus dipenuhi agar pica itu berkhasiat manjur pada waktu dipergunakan. Seperti pada balian katakson, maka balian kapicaan ini sebenarnya tidak tahu seluk beluk pengobatan dan penyembuhan. Mereka hanya mengandalkan picanya itu saja untuk berusaha menyembuhkan orang sakit yang datang meminta bantuan kepadanya. Balian tipe ini lama-lama khasiat magis picanya akan hilang dan dia tidak mampu lagi menyembuhkan orang sakit. Untuk menghindari hal itu, balian kapican seperti jiga balian katakson, akan berusaha belajar tentang pengobatan dari usada atau cara lainnya sehingga mampu memberikan pengobatan kepada orang sakit. Walaupun dia tidak lagi sebagai balian kapican, karena picanya tidak bertuah lagi, tidak mempunyai kekuatan magis lagi, dia akan tetap mempergunakan pica itu dalam proses penyembuhannya disamping memakai ramuan obat-obatan, yang berkhasiat dalam hal ini bukanlah picanya itu, tetapi kemampuannya dalam bidang usada, yang telah dipelajarinya sewaktu menjalankan profesi sebagai Balian Kapican.

Agar khasiat atau tuah pica itu tetap manjur, maka pica harus ditempatkan ditempat yang layak. Biasanya di pelangkiran, sanggah kemulan, pelinggih atau tempat khusus yang dibuat secara khidmat disertai upacara. Pica ini harus selalu diberikan sesajen dan pada hari-hari suci tertentu dikeluarkan dan dimandikan atau disucikan. Istilah dimandikan disini bukanlah disiram dengan air, tetapi tetap bertuah. Kesucian diri balian dan pekarangan rumahnya harus dijaga. Bila hal ini dilanggar, maka pica tidak akan bertauh lagi, kekuatan magisnya yang mampu menyembuhkan orang sakit akan hilang.

Jika pica itu berwujud binatang seperti ajning atau burung, pada suatu saat binatang itu tiba-tiba muncul dirumahnya. Dan walaupun diusir binatang itu tidak mau pergi. Sejak saat itu orang datang kepadanya untuk meminta obat. Dan apapun yang dia berikan sebagai obat entah berupa air atau benda lainnya, pasiennya akan sembuh. Kekuatan pica berupa binatang inilah yang menysup kedalam benda yang diberikan oleh balian tersebut kepada pasiennya.

Pica itu tidak berkhasiat lagi,bila binatang itu mati atau pergi entah kemana, sehingga balian kapican ini tidak lagi mampu menyembuhkan orang sakit. Kecuali sebelumnya dia telah mempersiapakan diri dengan belajar dari balian yang lebih pintar atau dari lontar usada, sehingga begitu picanya hilang kemanjurannya, dia masih mampu menyembuhkan orang sakit, walaupun tidak setenar sewaktu mempunyai pica.

Leave a Reply

Terimakasih atas komentar sobat :D

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments


close
cbox

- Copyright © 2013 Subtitle Indonesia | Download Games -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -